Harapan itu sesuatu yang tak dapat kau
lihat, namun dapat kau rasakan. Dan itu adalah hal yang kau inginkan.
Harapan itu tidak selalu tentang pencapaian dan kesempurnaan. Bahkan disaat kau tak dapat mewujudkan nya bukan berarti kau gagal.
Dulu aku sempat salah mengartikan tetang harapan, merasa gagal karena suatu kesalahan, merasa begitu mengecewakan orang-orang yang aku sayang. Entah lah, mungkin aku yang terlalu dangkal dalam berfikir. Atau memang keadaan ingin mengajak ku berdamai pada takdir.
Aku begitu keras memaksa diriku untuk
menjadi sempurna dimata mereka, menyuguhkan apa yang mereka mau, bahkan
terkadang tak mereka butuh. Ya, aku lupa bahwa aku juga hidup di dunia yang tak
sempurna bahkan bersama orang-orang yang tak sempurna pula.
Semakin hari aku semakin sadar, sungguh bukan itu yang mereka harapakan. Terutama orang tua ku, mereka bahkan hampir tak butuh semua yang aku suguhkan. Ya, mungkin itu membuat nya bahagia, tapi bukan bagian dari harapan nya. Bahkan disaat mereka menerima semua itu dari ku, justru mereka sedikit kehilangan harapan nya akan diriku.
Sungguh mereka tak butuh semua itu, mereka hanya butuh aku yang mendengar, aku yang menolong dan aku yang berbakti pada nya. Se-sederhana itu harapan mereka akan diriku.
Mungkinkah aku juga punya harapan yang sama akan anak ku kelak ?, Ntah lah,..
Hmm... Iya, iya.. kadang yang lebih membingungkan dari pertanyaan "apa harapan Anda" adalah pertanyaan "apa harapan orang lain terhadap saya"..
BalasHapusIsh, jadi mellow kalo diterusin..wkwk
Kalau mikir pertanyaan kedua gak ada habisnya ya. Makanya skrg aku fokus sama pertanyaan pertama saja ðŸ¤
Hapus